Pagi berganti dengan suasana yang serba salah. Di lantai paling atas gedung Nugraha Group, ruang kerja sang Direktur Utama yang biasanya dipenuhi aura ketegasan kini diliputi ketegangan yang pekat.Zayn duduk di balik meja kerjanya yang megah, memandangi tumpukan berkas laporan keuangan yang harus ia tandatangani. Namun, pikirannya sama sekali tidak berada di sana. Fokusnya buyar total. Wajah Kirana saat melangkah pergi tadi malam, tatapan matanya yang dingin, terluka, dan penuh penolakan, terus berputar di kepalanya seperti kaset rusak.Zayn mengusap wajahnya kasar, memijat pelipisnya yang mendadak berdenyut nyeri. Untuk pertama kalinya dalam sejarah karirnya, Zayn tidak bisa berkonsentrasi bekerja. Prasangka Kirana semalam sungguh melukai harga dirinya. Ia merasa marah dan frustrasi karena Kirana menuduhnya secara sembarangan, menudingnya memiliki rahasia dan menyimpan ragu, padahal Zayn berjuang mati-matian di belakang layar justru demi melindunginya.'
Última actualización : 2026-08-20 Leer más