"Tuan Rangga, bisakah kami meminta waktumu sebentar?" sebuah suara halus dan bernada godaan berbisik tepat di samping telinga kanan Rangga, menyebarkan embusan napas hangat yang beraroma vanila.Rangga memutar badannya dan mendapati si kembar pelayan pribadi Princess Eleanor sudah berdiri sangat dekat darinya. Mia, dengan rambut hitam pendek berponi rapi, menyunggingkan senyum misterius. Sementara Nia, kembarannya berambut pirang yang dikuncir dua, menatap Rangga dengan pandangan mata yang genit dan nakal."Kalian berdua pelayan pribadi Eleanor, kan?" tanya Rangga santai sambil menyilangkan tangan di dada. "Ada apa? Apakah putri kalian membutuhkan sesuatu dariku?""Nona Eleanor sedang beristirahat di kamar utama paviliun pribadi," jawab Mia halus, melangkah mendekat hingga gaun pelayan berenda hitam yang dikenakannya hampir menyentuh kemeja Rangga. "Beliau sangat lelah, dan tentu saja, sangat emosional setelah perdebatan luar biasa di aula tadi.""Tapi bukan Nona Eleanor yang meman
Read more