Di dalam apartemen, hidangan lezat di meja makan telah lama dingin, sementara kue krim yang lezat pun meleleh, krimnya mengalir menjalar bagai ular di kaki Saskia.Akan tetapi, dia seolah tak merasa apa-apa, hanya menatap lekat-lekat layar ponselnya yang menampilkan 99 panggilan tak terjawab.Sejak Arsen pergi dari apartemen terakhir kali, pria itu tak pernah kembali.Awalnya, Arsen masih membalas pesannya, beralasan sedang sibuk dan menyuruhnya bersabar.Akan tetapi, lama-kelamaan, pria itu bahkan tak sudi membalas pesan singkat pun.Ini tak lain adalah pertanda keretakan rumah tangga. Lagi pula, sebelum orang tuanya bercerai, ayahnya juga bersikap persis seperti itu, tidak pulang berhari-hari, tidak mengangkat telepon, dan tidak membalas pesan ibunya.Saskia tak ingin mengulangi nasib tragis orang tuanya. Dia tak mau percaya pernikahannya harus kandas sebelum benar-benar dimulai dan terlebih lagi, dia tak berani menerima kenyataan bahwa Arsen tidak mencintainya.Arsen telah merenggut
더 보기