Bab 71 : Lunch DateDrrt drrtPukul empat pagi, Jenny terbangun dan harus mengendap-endap turun dari ranjang agar tidak membangunkan Xander. Ia bergegas bersiap-siap untuk pemotretan pagi demi mengejar momen matahari terbit.[Vero : Ci, kita sudah siap dibawah ya.]Setelah membaca pesan sang asisten, Jenny segera buru-buru turun. Namun langkahnya sempat terhenti di ambang pintu, menatap wajah suaminya yang masih terlelap sebelum akhirnya menutup pintu kamar dengan gerakan sangat pelan.“Mbok, aku berangkat dulu ya. Nanti tolong siapkan sarapan Xander ya,” pamit Jenny sebelum masuk ke dalam kabin mobil.Mbok Ratih mengangguk sopan. Sambil tersenyum. “Iya, Non. Hati-hati ya.”Vero tersenyum jahil sambil menyipitkan matanya ke Jenny. “Sejak kapan nih Cici mulai memperhatikan sarapan pak Xander?” Vero mengangkat alisnya.“Sejak aku sadar, kalau suamiku butuh perhatianku,” jawab Jenny dengan mata yang mulai terpejam. “Udah ah, aku mau tidur lagi.”Satu jam kemudian, mereka telah sampai di
Last Updated : 2026-08-03 Read more