“A-apa katamu?! Berani sekali membela Haryo, padahal kamu bilang di pihakku!” bentak Panjul, Bambang hanya berdecih. Ia terkekeh pelan mendengar perkataan Panjul.“Aku berada di pihak Grup Cokro, tapi bukan berarti aku berada di pihakmu, Tuan Panjul,” ucap Bambang, menyadarkan Panjul.Panjul meremas tangannya sendiri, ia merasa dikhianati oleh Bambang, “Kamu?! Berani benar mengkhianatiku? Kau tidak tahu siapa aku, hah?!” gertak Panjul yang bahkan tidak membuat Bambang takut sama sekali. Aldo yang melihat sikap Panjul yang sok pendekar tapi sekali pukul lebam-lebam muak.“Kamu ini pintar sedikit, Tuan Panjul! Gak mungkin dong, hakim ketua menyatakan bahwa Grup Haryo bersalah karena sudah mengakusisi perusahaan cabang kalo itu bahkan belum pernah terjadi.” Aldo menggulirkan matanya, ia mencoba menyadarkan kebodohan Panjul yang sudah tidak bisa tertolong lagi.“Kita tunggu saja, setelah ini Tuan Panjul akan paham.” Bambang menaikkan sudut bibirnya, mengecek jam tangannya dan berbalik
Dernière mise à jour : 2026-07-25 Read More