“Mohon maaf, Ma, aku tidak dapat mengingat satu per satu. Waktu membuka hadiah dan amplop, kami sama sekali tidak melihat nama pemberi,” ujar Emiko sesudah berpikir cepat cara memberi jawab tanpa menyakiti hati mama mertuanya.Meskipun demikian, Juli tetap merasa tersinggung, terbukti dengan sikapnya yang mendadak diam, menahan marah.“Halo, Ma?” Emiko mencoba memastikan sambungan telepon belum terputus.“Mama hanya ingin tahu agar bisa membalas kebaikan mereka terhadap kalian. Setidaknya, mereka tidak memiliki peluang untuk membicarakan kita di kemudian hari,” ujar Juli mengulangi dengan nada suara yang tidak enak didengar.“Apa aku perlu mengatakan pada Zayn agar kami bisa ikut menyumbang?” tanya Emiko mencoba menerka maksud dari perkataan Juli.“Tidak perlu! Mama hanya ingin menanyakannya padamu, berapa yang mereka beri?” jawab Juli memaksa.“Maaf, Ma. Aku benar-benar tidak tahu,” sahut Emiko.“Ya, sudah. Kalau begitu Mama tutup teleponnya,” ujar Juli.Tanpa menunggu balasan dari m
Last Updated : 2026-10-08 Read more