"Udah kenyang banget, Mas. Kayaknya kalau ditambah sate usus satu tusuk lagi, perut aku bisa meledak," keluh Davina sambil mengelus perut ratanya yang kini terasa penuh, berjalan beriringan dengan Trian menuju tempat parkir mobil. Trian terkekeh pelan, membukakan pintu mobil untuk Davina. "Makanya, jangan kalap kalau pesan makanan. Untung tadi nggak minta nambah porsi nasi kucing." "Hehehe, kan mumpung ditraktir bos besar," balas Davina cengengesan sambil masuk ke dalam kabin SUV. Setelah pintu tertutup, Trian berputar dan langsung duduk di kursi pengemudi. Ia menyalakan mesin mobil, lalu melirik sekilas ke arah Davina sebelum menginjak pedal gas meninggalkan area angkringan. Suasana di dalam mobil terasa hangat dan santai, ditemani alunan musik pop romantis dari radio. Namun, beberapa menit kemudian, Trian memecah keheningan dengan nada bicara yang sedikit berubah. "Dav..." panggil Trian pelan, matanya tetap fokus menatap jalanan malam yang mulai lengang. Davina
Last Updated : 2026-08-04 Read more