Sinar matahari pagi menembus celah tirai ruang kerja administrasi Gideon Hospital, membiaskan pendar redup di atas tumpukan berkas medis yang berserakan.Renata duduk kaku di balik meja kerjanya, berusaha memfokuskan pandangan pada layar komputer yang menampilkan laporan inventaris bulanan.Namun, konsentrasinya hancur berkeping-keping.Tubuhnya masih terasa begitu lelah, pegal, dan agak lengket di beberapa bagian, sisa dari pergulatan panas dan gairah brutal bersama Daniel di kamar Executive Suite hotel semalam.Setiap kali ia bergeser di atas kursi kerjanya, memori akan sentuhan tegap, hunjaman dalam, dan hembusan napas parau sang Direktur Medis seketika berulang dipikirannya, membuat merinding halus menjalar ke seluruh permukaan kulitnya.Renata memegang cangkir kopinya dengan tangan yang sedikit gemetar, menelan air hangat itu untuk mengikis rasa gugup yang tak kunjung surut sejak ia menginjakkan kaki di rumah sakit pagi ini.Brak!Pintu kayu tebal ruang kerja administrasi mendada
Last Updated : 2026-09-05 Read more