Keesokan paginya, karena Adrian tidak pulang ke rumah, Renata akhirnya memilih untuk menemui Adrian di rumah sakit.Tok! Tok!"Masuk," terdengar sahutan malas dari dalam.Renata kemudian mendorong pintu perlahan. Di balik meja kerja yang luas, Adrian tampak sedang bersandar santai di kursi kebesarannya, tengah sibuk menatap layar ponsel dengan senyum geli yang langsung luntur begitu melihat siapa yang datang."Mau apa kamu ke sini?" tanya Adrian ketus. "Aku sudah bilang, jangan pernah menemuiku di rumah sakit kalau tidak penting. kamu hanya akan membuang waktuku, Renata."Setelah menutup pintu, Renata melangkah menghampiri suaminya itu. "Adrian... ini penting. Semalam Mama menemuiku di dapur."Mendengarnya, Adrian langsung memutar bola mata malas. "Lalu? Paling wanita tua itu hanya memarahimu seperti biasa, kan?”"Mama menuntutku untuk segera hamil, Adrian!" ucap Renata penuh dengan keputusasaan."Beliau bilang... kalau dalam bulan ini aku belum juga hamil, beliau akan menghentikan s
Last Updated : 2026-07-06 Read more