Lampu kamar asrama berpendar temaram, membiaskan bayangan dua tubuh yang saling berhimpitan di atas tempat tidur sempit.Daniel menindih Renata dengan dominasi mutlak, menahan kedua pergelangan tangan wanita itu di atas kepala.Pakaian mereka sudah setengah terlepas, menyisakan kulit yang bersentuhan langsung dan napas memburu yang saling memburu."Daniel... pelan-pelan," bisik Renata tersengal, dadanya naik-turun menikmati gesekan panas yang kian membakar.Daniel menunduk, menyapu leher mulus Renata dengan bibirnya yang hangat."Aku tidak bisa pelan jika bersamamu, Renata," sahutnya rendah, memicu erangan halus dari bibir wanita di bawahnya.DERAP! DERAP!Suara langkah kaki yang berat dan sangat teratur mendadak terdengar berhenti tepat di balik pintu kayu kamar asrama.Suasana panas itu seketika hancur berkeping-keping oleh interupsi yang tak diundang dari luar.Brak! Ceklek!Gagang pintu kayu diputar dengan kasar dari luar, disusul ketukan tegas yang bergema nyaring di dalam ruanga
Zuletzt aktualisiert : 2026-08-12 Mehr lesen