"Tolong ambil selainya, Sayang. Aku mau pakai buat mainin punya kamu!"Mendengar perkataan Arga yang memintanya mengambil selai strawberry yang dibelinya di supermarket siang tadi, Wulan mengerutkan kening. Matanya menatap heran pada Arga yang menjatuhkan tubuhnya ke atas kasur."Selai, Ga?" tanya Wulan sembari mengusap bibirnya yang lembap menggunakan punggung telapak tangannya.Arga menganggukkan kepala. Sedangkan tangannya bergerak, menggenggam batangan beruratnya yang masih sangat tegang."Main gi—""Ambil aja dulu, Mbak. Aku janji gak bakalan bikin Mbak Wulan kecewa sama permainanku," kata Arga, memotong cepat kalimat yang hendak diucapkan oleh Wulan.Diperintahkan Arga mengambil selai tersebut, Wulan pun akhirnya diam dan mengangguk.Ia menggigit bibir bawahnya dengan kuat. Lalu, beranjak dari duduknya dan melangkah keluar dari kamar tersebut, meninggalkan Arga yang sedang berusaha menetralkan gemuruh di dadanya.Wulan yang hanya memakai celana dalam dan tanktop itu pun berjalan
Terakhir Diperbarui : 2026-08-25 Baca selengkapnya