"Apa? Cewek yang kamu tolongin, Bos di tempat kamu kerja?!"Arga mengangguk-anggukkan kepala, merespons pertanyaan bernada terkejut yang keluar dari mulut Wulan.Bibir Arga tersenyum kecil, sedangkan alisnya naik turun. "He'em, cewek itu ternyata pemilik klub Happy Fun!"Mendengar perkataan Arga, bibir Wulan seketika mengerucut, maju sekitar satu senti lebih dari posisi normalnya.Jelas, tanpa sadar wanita berparas ayu itu merasa cemburu pada Arga yang ternyata telah menjadi pahlawan kemalaman untuk seorang wanita kaya. Ada rasa tak nyaman yang perlahan mengusik hatinya."Tadinya cewek itu mau ngasih imbalan uang ke aku, Mbak. Tapi aku tolak dan akhirnya dia nawarin kerjaan. Aku pikir tadinya dia nawarin kerjaan jual diri ke tante-tante kesepian, ternyata buk—"Wulan yang merasa tak senang mendengar Arga menceritakan tentang pertemuannya dan perempuan lain, menghentakkan tangan Arga yang menggenggam jemarinya. Lalu, melanjutkan langkahnya dengan cepat menyusuri gang sempit tersebut."
Terakhir Diperbarui : 2026-08-21 Baca selengkapnya