H-2 Konferensi Pers. Waktu tak lagi terasa berdetak, melainkan menyeret Agnes secara paksa menuju tepi jurang yang tak berdasar. Agnes melangkah gontai ke dalam rumah, berharap menemukan sejenak suaka dari rentetan krisis yang mencekik kewarasannya. Namun, bukannya pelukan hangat atau kedamaian yang menyambut, ia justru langsung ditodong oleh Elvira, mamanya. Tanpa tedeng aling-aling, ibunya itu menuntut cerita detail mengenai rencana pernikahannya. Lebih menyesakkan lagi, Elvira ternyata tak sendirian; ia sengaja mengundang Tante Ayu dan Om Abdi untuk menggelar sebuah 'sidang keluarga' dadakan yang niatnya baik, namun terasa bagai jerat baru di leher Agnes. “Jadi, gimana rencana pasti pernikahan kamu, Nes?” tanya Tante Ayu, kakak Elvira, dengan raut wajah penuh ekspektasi kebahagiaan yang sangat kontras dengan kehampaan di dada Agnes. “Aku dan Daniel akan menikah tanggal tiga puluh, Tante
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-09-23 อ่านเพิ่มเติม