"Kau terlihat sangat menikmati peranmu sebagai wanita paling malang di dunia ini, Kak Zora."Suara hak tinggi sepatu Selena berdetak kasar di atas lantai marmer lobi Laurent Manor, memecah kesunyian ruang tengah. Wanita itu melangkah masuk tanpa menunggu Martha membukakan pintu, memancarkan aura permusuhan yang meluap-luap.Zora tersentak pelan. Ia perlahan menegakkan punggungnya yang bersandar pada bantal sofa, menatap sosok adik kandungnya yang melangkah mendekat.Rona pucat masih membungkus wajah porselen Zora usai serangan sesak beberapa saat lalu. Namun, melihat kehadiran Selena, sepasang mata cokelat terangnya menyajikan pendar kelembutan murni tanpa selapis dendam."Selena?" panggil Zora pelan, mengulas senyum tipis yang amat sangat layu. "Duduklah. Aku akan meminta Martha membuatkanmu teh hangat."Selena terkekeh sinis, mengibaskan tangannya dengan gestur menolak yang teramat sangat kasar. Ia melangkah dua tapak lebih dekat, menatap Zora da
최신 업데이트 : 2026-08-16 더 보기