Pukul 22.00 malam, Ken kembali ke mansion dengan wajah lelah dan mengantuk. Jas mahalnya masih bau asap pelabuhan.Ken langsung mencari Alsava. Tapi istri kecilnya tak ada di kamar, balkon maupun meja makan. “Bi, dimana istriku?” tanya Ken datar. “Nyonya sudah tidur Tuan,” saut bi Imah sambil memberesi dapur sebelum ditinggal istirahat.“Tidur? Kenapa kamarnya kosong?” Ken menyerngit bingung.“Nyonya tidur di kamar Tuan.”Ken tak mau membuang waktu lagi, dia langsung pergi naik ke kamarnya. Ken membuka pintu kamar pelan, seolah takut mengusik putri malu. Tapi, begitu sampai kamar, Ken kembali kaget. Tidak ada siapapun di kamarnya, bahkan selimutnya masih tertata rapi seperti pagi tadi.Ken hampir berteriak memanggil bi Imah, tiba-tiba Alsava masuk dari balkon, membawa segelas teh jahe, memakai earphone dan rambutnya diikat asal.“Loh Ken, kamu sudah pulang?” tanya Alsava menyapa. Dia langsung meletakkan gelas teh dan melepas earphone nya. Alsava jalan mendekat menghampiri Ken. “Ak
Last Updated : 2026-09-14 Read more