Kepanikan luar biasa seketika menyergap seluruh keberanian Mira dan Marni. Wajah kedua wanita itu memucat pasi, memancarkan rasa bersalah dan ketakutan yang tak lagi bisa disembunyikan. Lidah Mira terasa kelu, kerongkongannya menyempit kaku. Segala alibi, makian, dan narasi korban yang telah ia persiapkan dengan rapi mendadak hancur berkeping-keping di hadapan bukti medis mutlak tentang perbedaan DNA dan golongan darah tersebut.Marni yang biasanya paling nyaring menyemburkan sumpah serapah kini terbungkam kaku. Matanya melotot menatap lantai, gemetaran hebat membayangkan kehancuran total yang membayang di depan mata mereka.Namun, Adam yang sudah dikuasai oleh badai emosi dan rasa sakit hati tak lagi memberi mereka celah untuk bernapas. Cengkeramannya pada lengan Mira kian mengerat, seolah hendak meremukkan tulang pergelangan wanita itu."Jawab, Mira!" bentak Adam, suaranya menggelegar memenuhi setiap sudut kamar VIP, bergema hingga menusuk ke dalam dada siapa pun yang mendengarny
Last Updated : 2026-09-27 Read more