Langkah kaki Mira terasa sedikit lunglai sewaktu ia melangkah menyusuri teras rumah keluarganya yang sepi. Tubuhnya terasa lelah setelah menghabiskan siang hingga sore hari bersama Kevin di suite hotel. Namun, bayangan janji-janji manis Kevin tentang apartemen mewah dan harta limpahan dari Diva yang akan segera berada di genggamannya membuat senyum puas tak henti-hentinya mengulas di bibir Mira.Ia memutar gagang pintu depan dengan santai, berniat langsung masuk ke kamarnya untuk beristirahat. Namun, baru saja pintu kayu itu terbuka lebar, sosok Marni, ibunya, sudah berdiri menunggunya di ruang tamu dengan kedua tangan bersedakap di dada. Raut wajah Marni tampak tegang, dipenuhi dengan kilat ambisi dan pikiran yang sedang berputar liar."Dari mana saja kamu baru pulang jam segini, Mira?" semprot Marni tanpa basa-basi, menatap putrinya dari ujung kepala hingga ujung kaki.Mira menghela napas panjang, mengibaskan tangannya dengan acuh seraya berjalan menuju sofa. "Biasa, Bu. Bertemu
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-09-17 อ่านเพิ่มเติม