Napas Adam memburu di ceruk leher Alya, menghantarkan hawa hangat yang membuat seluruh tubuh Alya meremang hebat. Di dalam kamar hotel melati yang temaram itu, gesekan kain dan keheningan yang menghimpit seolah melipatgandakan desakan emosi yang selama ini terpendam. Adam, yang berada di puncak rasa frustrasi, lelah, dan kesepian akibat pengkhianatan Mira, tak lagi mampu membendung gejolak insting prianya di hadapan wanita yang menjadi satu-satunya tempat ia bersandar."Pak Adam... Tolong, ingat situasi kita... Jangan begini..." desis Alya terbata-bata. Jemari tangannya yang gemetaran menahan dada bidang Adam, mencoba memberikan jarak di antara tubuh mereka.Namun, Adam seakan tuli oleh pusaran gairah dan rasa butuh yang mendalam. Dekapan tangannya di pinggang Alya justru makin mengerat, mengunci pergerakan wanita itu hingga tak ada celah untuk menghindar. Pria itu menyusupkan wajahnya makin dalam, menyesap aroma harum yang terbayang dari leher Alya, lalu mengecup garis rahang wanit
Last Updated : 2026-09-21 Read more