"Bantuanku malam ini sama sekali tidak gratis... dan jelas bukan sebuah kebetulan semata. Jadi... ingat. Kau punya hutang nyawa padaku Selir Yao Xian. Kau ingat itu?" Selir Yao Xian berdiri membeku di sudut lorong balai sidang yang sepi. Angin malam menerpa gaun indahnya, namun rasa dingin yang merambat di punggungnya berasal dari tatapan mata Long Feng yang kelam. "Apa... apa yang sebenarnya kau inginkan dariku, Perdana Menteri?" tanya Yao Xian, berusaha menahan getaran pada bibirnya. Long Feng hanya tersenyum tipis, sebuah senyuman yang membuat bulu kuduk Yao Xian berdiri. "Pada waktunya, kau akan tahu. Untuk saat ini, nikmati saja kebebasanmu... Selir Agung." Tanpa mengucap sepatah kata pun lagi, menteri tua itu berbalik dan berlalu pergi, menyatu dengan kegelapan malam. Yao Xian menatap punggung Long Feng yang makin menjauh dengan perasaan waswas yang membuncah. Rupanya bukan hanya aku yang menginginkan kehancuran wanita iblis itu, batin Yao Xian, meremas kain gaunnya ra
Last Updated : 2026-09-16 Read more