Alvin mengangkat kepalanya sebentar, lalu kembali menatap gelas air di depannya. "Terus soal apa?"Luna membuka mulutnya, tapi yang keluar cuma embusan napas panjang. Dia menoleh sedikit ke belakang, ke arah Tara yang berdiri diam di posisinya, lalu kembali menghadap suaminya sendiri."Nggak apa-apa. Lupain aja Mas.""Ya udah kalau nggak ada apa-apa." Alvin meraih gelasnya, meminum airnya sampai separuh, lalu meletakkannya kembali. "Oh iya, Clarissa titip salam. Katanya kalau kamu senggang, kamu boleh main ke rumah sana kapan aja.""Boleh main ke rumah sana? Rumah yang mana, Mas? Rumah kamu sama dia, atau rumah kita?""Luna?!" Alvin sedikit menaikkan nada suaranya, yang lantas membuat Luna semakin kesal mendengar itu."Aku cuma nanya, Mas. Nggak usah pakai nada gitu juga."Alvin memijat pangkal hidungnya, kemudian melirik jam tangannya. "Aku ada rapat jam delapan. Kalau nggak ada yang penting, aku balik sekarang.""Baru juga lima belas menit Mas di sini," decak Luna, sedikit kesal. "
Last Updated : 2026-09-07 Read more