"Aku baik-baik saja, Don!"Selena menarik napas panjang. Wajahnya yang cantik tidak bisa menyembunyikan kejenuhan yang sedang melandanya."Siapa yang bilang?" tanya Don masih tak terpengaruh dengan kekesalan Selena."Don, ini sudah dokter ketiga hari ini," gerutu Selena seraya menyilangkan tangan di dada, mengenakan gaun katun longgar yang amat nyaman."Jangan banyak protes, Piccola.""Aku cuma mual pagi hari, bukan kena infeksi virus mematikan."Suasana di balkon lantai atas penthouse Milan sore itu begitu hangat, Di hadapan Selena, tiga dokter spesialis kandungan dan lima pengawal bertubuh kekar berdiri kaku.Sementara Don duduk tenang di kursi santai seraya membolak-balik berkas medis Selena dengan kacamata bacanya."Dengar, Piccola. Bagi dunia luar kau cuma mual," sahut Don tanpa mengalihkan pandangan dari kertas di tangannya."Ya, ya," balas Selena dengan bibir manyum."Tapi bagi musuh-musuhku, kau sedang membawa generasi penerus klan. Satu goresan kecil saja di kulitmu, aku bisa
Last Updated : 2026-10-06 Read more