Selagi menunggu kedatangan patih Taruma Jati, mau tidak mau Arga harus bertarung melawan 100 pendekar dari pihak kerajaan Lengkuni.Mereka bukanlah pendekar sembarangan di mana dari 100 orang, 30 diantara-nya merupakan pendekar pilih tanding tahap tiga dan dua.“Hati-hati anakku,” ucap raja Balwa pelan sembari menepuk pundak Arga.“Hamba mengerti baginda, anda juga,” ujar Arga sembari mengangguk.“Putri, bergabunglah bersama baginda raja. Aku akan memimpin di barisan depan,” pinta Arga.“Baik kakang, jaga dirimu,” ucap putri Anandya sembari menatap mata Arga penuh kecemasan.Bersama raja Balwa, putri Anandya segera berlari menuju bangunan istana bergabung dengan pasukan yang berada di sana.“Kalian, kemarilah!” teriak Arga kepada senopati Rajo, panglima dan para senopati lain.Suaranya begitu lantang membuat mereka yang tadi tengah ketakutan hampir saja kehilangan jantung karena kaget.“A-a—aku?” senopati Rajo terbata. lututnya tidak bisa tidak bergetar menatap wajah Arga dengan tatap
Last Updated : 2026-09-05 Read more