58Di ruang tamu lantai bawah, sisa-sisa kehangatan lobi utama perlahan memudar di bawah tatapan dingin yang dipancarkan oleh Lucien Blackthorne. Pria dewasa itu berdiri tegap dengan kedua lengan terlipat di dada bidangnya, yang dibalut jas abu-abu mahal. Matanya tetap tertuju pada Chloe, yang masih tersenyum manis dengan binar menuntut di matanya."Pulanglah, Chloe," ucap Lucien datar, nadanya hampa tanpa emosi, memotong keheningan di antara mereka dengan ketegasan mutlak.Chloe memanyunkan bibirnya yang dipoles lipstik merah muda, sebelum melangkah lebih dekat dan mencoba menyentuh lengan berotot Lucien sekali lagi. "Luci, aku baru saja kembali dari Amerika setelah tujuh tahun. Apa kamu benar-benar tega mengusirku tepat saat aku baru kembali? Apa kamu tidak merindukanku?"Lucien menggeser tubuh tingginya sedikit ke samping, menghindari jari-jari ramping Chloe dengan gerakan yang halus namun tegas. "Hari sudah hampir malam, dan aku punya banyak urusan keluarga yang harus diurus di ma
Terakhir Diperbarui : 2026-07-23 Baca selengkapnya