Alex membelalakkan matanya tak percaya. Pengakuan Bara barusan terasa bagai petir di siang bolong yang menghantam harga dirinya. Dengan bertelanjang bulat, ia melangkah maju mendekati Bara, menatap pria itu dengan raut penuh kecemasan dan kebingungan yang meluap."Apa maksudmu, Dokter Bara?! Jangan bercanda!" seru Alex, suaranya naik satu oktaf. "Bagaimana bisa kamu bilang sudah kembali normal?! Kita sudah menjalin hubungan ini sekian lama, dan kamu selalu bergairah padaku!"Bara mengusap wajahnya yang basah oleh keringat dingin secara kasar. Ia memalingkan pandangannya dari tubuh Alex yang terekspos tanpa busana. "Aku tidak sedang bercanda, Alex. Akhir-akhir ini, aku merasakan perubahan besar dalam diriku. Sentuhanmu, godaanmu, semuanya tidak lagi memicu hasrat apa pun dalam dadaku. Gairahku padamu benar-benar telah menghilang tanpa sisa."Alex menggelengkan kepalanya keras-keras, menolak mentah-mentah kenyataan pahit tersebut. Menurutnya, ini hanyalah fase sesaat yang dipicu oleh te
Last Updated : 2026-08-15 Read more