Ia harus tiba di tempat bertemu sebelum mereka, jika terlambat… Asha pasti dianggap tak bertanggung jawab lagi. Padahal Asha memang ingin meminta maaf secara langsung karena menjadi salah satu alasan kelompoknya tidak mendapatkan predikat kelompok terbaik. Beruntung, begitu sampai di depan ruang kelas kosong yang digunakan untuk pertemuan tersebut, belum ada siapapun kecuali Felix, ketua kelompoknya. Asha masuk dengan napas tersengal. Ia membungkuk, memegang lututnya. "Aku nggak telat, kan?" Pria itu menoleh, lalu menggeleng santai. "Enggak kok. Mereka baru pada mau ke sini." Asha mengembuskan napas lega. "Aku pikir sudah bubar soalnya sudah jam sembilan lewat lima belas menit." Felix tersenyum, menghampiri Asha dan berdiri di hadapan gadis itu, lalu meraih pundaknya, membantunya meluruskan punggung. "Kamu gak tahu saja kalau banyak yang sering molor dari jam yang ditentukan," kata Felix tersenyum. Asha manggut-manggut. "Oke." Dari arah pintu, suara langkah terdengar. Asha sp
Última atualização : 2026-08-26 Ler mais