"Itu perubahan yang signifikan," katanya. "Menurutmu, kenapa sekarang kamu bisa melakukannya, padahal sebelumnya nggak bisa?"Aku menoleh ke arah jendela."Karena malam-malam itu," jawabku. "Malam ketika Lucy bersama Aiden. Tiba-tiba aku punya waktu luang tanpa tanggung jawab apa pun. Aku nggak perlu lagi memikirkan bagaimana caranya mengisi waktu selama berjam-jam itu. Jadi, aku melukis.""Berarti pengaturan ini juga memberikan sesuatu kembali padamu.""Iya," aku mengakui.Mengatakannya dengan lantang ternyata tidak mudah."Aku nggak pernah menyangka akan seperti itu."Dokter Susan mengamatiku cukup lama. "Apakah hanya itu yang berubah?"Tatapanku beralih ke dinding.Lebih tepatnya, ke ruang kosong di antara rak buku dan jendela, tempat yang tanpa sadar terus kupandangi selama sesi-sesi terapi ini."Mungkin ...." Aku mulai berkata perlahan, "Mungkin aku sudah berhenti menunggu semuanya berantakan."Dia tetap diam, memberiku kesempatan untuk melanjutkan."Sejak Aiden masuk ke ruang kon
Read more