Thalia menghembuskan napas lega setelah pesan terakhir itu terkirim dan menyandarkan punggungnya yang terasa kaku. “Selama mereka baik, aku juga harus baik pada mereka..” gumamnya lirih. Namun, mendadak ia teringat sesuatu. Thalia segera membuka pesan singkat dan mencari kontak Maya, sahabatnya di divisi pemasaran. [Thalia : Maya, maaf banget ya... Aku mendadak ada urusan mendesak di luar kantor siang ini, jadi aku nggak bisa ikut makan siang bareng kamu dan lainnya ke kantin.] Hanya dalam hitungan detik, pesan balasan dari Maya muncul dengan stiker wajah cemberut. [Maya : Yahh... Padahal aku mau nanya-nanya soal gosip heboh di grup kantor tadi pagi yang mendadak dihapus bersih sama IT! Yaudah deh, nggak apa-apa. Hati-hati di jalan ya, Tha!] Thalia tersenyum masam membaca balasan sahabatnya itu. "Maaf ya, Maya... Aku belum bisa cerita apa-apa sekarang," bisiknya lirih. Se
Last Updated : 2026-08-21 Read more