Akhir pekan ini seperti biasa Nasya datang ke rumah keluarga Axel setelah pulang kuliah. Ini sudah seperti jadwal paten yang tidak bisa dihindari Nasya. Lambat laun, Nasya mulai terbiasa. Sikap Mama Helena yang belum baik padanya pun sudah mulai diterima Nasya. Awal-awal, ia memang sedih diperlakukan ketus dan sinis oleh Mama Helena, tetapi kini ia sudah mulai beradaptasi dengan sikap Mama Helena. Walaupun, ia tetap tidak mengerti kenapa Mama Helena bersikap seperti itu padanya. Makan malam berlangsung seperti biasa. Hanya ada obrolan ringan, dan sisanya hanya fokus makan. Axel masih sama, tidak makan masakan mamanya. Ia hanya mengaduk-aduk dan memasukkan ke mulut sedikit saja. Beberapa kali Mama Helena memerhatikan, tetapi tidak sama sekali komplain. Dari ruang makan, mereka berpindah ke ruang tamu. Menikmati secangkir teh bersama . “Menginaplah di sini.” Mama Helena menatap Nasya. Suaranya datar, kemudian ia menyesap teh yang berada di cangkir. ‘Aku? Apa yang diminta mengina
Last Updated : 2026-09-14 Read more