"Kak, Kakak mau ke mana? Kak April bilang mau datang."Nama April membuat langkah Aro berhenti."Dia hubungi Kakak, tapi tidak terhubung.""Aku ada urusan. Gita, dari pada kamu pusing memikirkan urusan orang lain. Mending kamu urus dirimu sendiri. Cari kerja, sebelum kamu tidak punya uang."Gita menggertakkan gigi. Kenapa kakaknya selalu menyinggung soal kerja, kerja dan kerja. Seolah di dunia ini hal tersebut yang paling penting.Rahang Gita mengatup rapat ketika Aro keluar rumah dengan tergesa. Tak berapa lama deru mesin mobil terdengar."Mau ke mana dia?" Gumam Gita."Mungkinkah Tuan Muda mencari si bisu itu. Mereka bilang, dia tidak kelihatan sejak pagi. Dan lagi. Si bisu itu sekarang punya motor."Gita terkejut. Motor? "Hebat sekali dia. Punya uang dari mana dia bisaa beli motor. Jual diri?"Gita tertawa, diikuti Kristin."Kata bapaknya Radit, dia kemarin malam. Subuh-subuh lihat Tuan Muda kasih kunci ke dia."Kristin melirik guna melihat reaksi Gita. Sudut bibirnya tertarik mel
Dernière mise à jour : 2026-09-02 Read More