"Tambahkan bonus sepuluh persen dari gaji mereka minggu ini," ucap Isyana pada Hendy. Suaranya mengalun tenang di tengah bising deru alat berat dan ketukan palu yang bersahut-sahut."Baik, Bu. Ada lagi?" Hendy dengan sigap mencatat instruksi tersebut di atas papan jalan digitalnya."Bagaimana menurutmu, apa bisa selesai sesuai target waktu yang Pilar inginkan?" Isyana memandang ke arah atas, di mana beberapa pekerja memanjat di sana, merangkai kerangka baja yang menjulang gagah menantang langit."Semua tergantung bahan dan pekerja, Bu. Jika cara kerja mereka gesit seperti ini, mungkin bisa lebih cepat," sahut Hendy seraya mengikuti arah pandangan sang pimpinan."Semoga saja, ada satu proyek lagi yang ingin kumenangkan." Isyana menyunggingkan senyum tipis. Di mejanya, sudah menumpuk beberapa berkas tawaran bernilai fantastis."Rumah sakit bertaraf internasional?"Tebakan Hendy tidak salah."Salah satu impianku saat baru bergabung di Pilar," gumam Isyana pelan. Sorot matanya memancarkan
Last Updated : 2026-08-14 Read more