FlashbackSore itu, Damar hendak pergi. Langkahnya terasa berat, dalam benaknya, berbagai kenangan bersama Kenanga berputar. Ia merasa sesak, tak ada satupun pesan dari Kenanga ataupun Arga.Sebelumnya, ia sudah mengirim pesan agar Arga dan Kenanga datang ke taman kota, sebuah tempat yang sering mereka datangi sepulang sekolah. Tempat di mana mereka tertawa sambil menikmati telur gulung bersama. Tapi Kenanga dan Arga sama sekali tak datang, harapan terakhirnya adalah bandara, ia sangat berharap, Kenanga dan Arga datang, ia sangat ingin bertemu dengan kedua sahabatnya, untuk yang terakhir kalinya.“Damar!” teriak seseorang.Damar menghentikan langkahnya dan berbalik, ada harapan bahwa itu adalah Kenanga. Tapi ternyata, bukan Kenanga yang ia lihat, melainkan Rosa, gadis itu berlari ke arahnya.“Rosa? Kamu kok di sini?” tanya Damar bingung.“Aku mau antar kamu,” Rosa tersenyum.Pandangan Damar menyapu seluruh bandara, ia masih b
Terakhir Diperbarui : 2026-08-12 Baca selengkapnya