Freya semakin panik melihat Keano yang tampak begitu tersiksa, Keano meringis seperti sedang menahan rasa sakit yang luar biasa.Freya tak bisa berpikir terlalu banyak.Dia buru-buru menggenggam tangan Keano, berharap sentuhan itu bisa sedikit menenangkan. Namun, alih-alih mereda, genggaman Keano justru membalas dengan cengkeraman yang begitu kuat pada jari-jari Freya, sampai dia meringis menahan rematan tangan Keano.Freya bingung sejenak, mencoba mengingat apa yang berhasil menenangkan Keano tadi pagi di dalam mobil. Tanpa berpikir lebih panjang, dia bergerak duduk lebih dekat, lalu memeluk tubuh Keano seperti yang sudah dia lakukan sebelumnya.“Pak Keano, tenang. Saya di sini,” bisik Freya lembut di telinganya, tangannya mengusap pundak Keano dengan gerakan perlahan dan berulang untuk menenangkan.Beberapa menit berlalu, ketegangan perlahan mengendur. Freya merasakan tubuh Keano yang tadi begitu kaku dan gemetar, kini mulai lemas dan napasnya yang memburu perlahan kembali teratur.
Last Updated : 2026-09-08 Read more