Perasaan optimistis dan kalimat penuh keyakinan ternyata tak lebih dari omong kosong. Rencana Ayu untuk menghindari Arka sepanjang hari pupus begitu jam makan siang tiba. Perempuan itu menghela napas panjang saat berjalan bersama anggota timnya, sembari sesekali ikut mendengarkan kelakar yang terlontar di antara mereka. Semula ia mengira Arka tak akan mampir ke kantin karena menu rawon hari ini tidak tersedia. Namun dugaannya meleset. Begitu Ayu menjauh dari mesin minuman, terlihat Arka menarik voucher makan dan mendekat pada antrean bakso. “Tumben Pak Arka bareng antek-anteknya,” celetuk Maudy sambil terkekeh. Andini dan Andri yang lebih dulu duduk sontak mengangkat wajah. Sang manajer segera menaruh telunjuk ke depan bibir, memberi isyarat agar mereka menjaga ucapan. Ayu, Riris, dan Santi menyusul dengan membawa makanan masing-masing. Mereka bergabung dengan Andini, Maudy, dan Andri yang sudah lebih dahulu menempati meja di pojok kanan kantin. Meja itu cukup panjang unt
Last Updated : 2026-10-21 Read more