Sekembalinya ke ruang mandi putri Uma mengulang wejangan mengenai Purnama Pertama. Mulai dari pemberian tanda pertama, kedua, bagian inti hingga penyelesaian. Di sela-sela penjelasan tersebut ia juga menyelipkan sejumlah arahan penting mengenai kehidupan suami istri. Sementara itu prosesi ratus bagian bawah dan rambut tetap berlangsung sesuai aturan. Aroma yang menyelimuti Ayu datang silih berganti. Saat ratus rambut semerbak cendana, melati, mawar, dan pandan menguar cukup kuat. Sepuluh menit kemudian wangi yang datang berganti menjadi perpaduan daun sirih, manjakani, kayu rapet, dan kencur. "Uma," panggil Ayu di tengah prosesi ratus bagian bawah. Perempuan itu sudah berganti kemban. Ia duduk di sebuah kursi dengan kain batik panjang yang menutupi tubuh bagian depan. Mulai dari dada, perut, hingga paha. "Ya, Nyonya Muda?" "Tadi Mas Arka ada di kolam pemandian." "Den Arka masuk ke pemandian?" Uma spontan menoleh. Ayu mengangguk pelan. "Apa kami memang harus bersama di
Last Updated : 2026-11-01 Read more