Sudut bibir Ayu terangkat. Tipis. Amat sedikit sampai-sampai dirinya tak begitu menyadari. Seharusnya Ayu tidak tersenyum mendengar jawaban Arka. Akan tetapi sesuatu yang hangat menyusup lebih dalam, menghadirkan kelegaan yang terasa janggal. Jari-jari sang istri meremas ujung selimut lembut. Ia memejamkan mata sejenak dan berharap. Andai takdir mengizinkan, Ayu ingin tetap terhubung dengan Bunda Arka bahkan setelah statusnya sebagai menantu berakhir. "Maaf, Ar. Sepertinya aku gagal." "Tentang apa?" tanya Arka tetap dengan telaga mata tenang menghadap atas. "Aku terbawa suasana. Aku manfaatin Bunda buat ngisi peran ibu yang kosong. Kalau kamu enggak suka, aku akan menarik batas-" "Bunda bakal sedih kalau kamu menjauh, Ay." Kalimat Arka memotong ucapan Ayu. "Kemarin waktu kamu enggak balas chat-nya, aku terus-terusan diminta memberi kabar tentang kamu." Ayu menutup mulut dengan tangan kanan yang lemah. Perempuan itu berbalik. Di saat yang sama Arka ikut bergeser hingga kedu
Last Updated : 2026-10-27 Read more