Tidak merespon sama sekali apa yang diucapkan oleh Xavier, Eleanor yang takut dan panik dengan jarak mereka, refleks mendorong dada Xavier. Membuat Xavier sedikit terdorong ke belakang.Dorongan itu tidak terlalu kuat. Bahkan bagi seorang pria dengan tubuh setegap Xavier Knight, dorongan tersebut nyaris tidak memiliki arti apa pun. Namun, yang terguncang bukanlah tubuh Xavier. Melainkan hatinya.Selama bertahun-tahun ia membayangkan pertemuan pertama mereka. Ia membayangkan gadis itu akan memandangnya dengan rasa penasaran. Atau setidaknya, tidak lagi berlari menjauh seperti di dalam mimpi. Namun kenyataan yang diterimanya jauh lebih menyakitkan. Begitu tangan kecil Eleanor menyentuh dadanya untuk mendorongnya menjauh, Xavier merasakan sesuatu di dalam dirinya ikut terdorong.Harapan.Kerinduan.Semua itu runtuh dalam satu gerakan sederhana.Sementara itu, setelah melakukan hal tersebut, Eleanor justru semakin ketakutan. Matanya membelalak. Napasnya tercekat. Kedua tangannya perlahan
Última actualización : 2026-08-17 Leer más