Evelyn terus memperhatikan Fery dan Kayla sampai keduanya menghilang di balik lorong. “Astaga, kenapa aku tidak merekam mereka tadi!” umpat Evelyn pelan seraya meremas tali tas bermereknya erat-erat, merutuki kebodohannya sendiri.Kesempatan emas untuk mendapatkan bukti telak yang bisa menghancurkan reputasi Kayla baru saja lepas dari genggamannya. Pikirannya berputar liar. Sikap dingin Fery yang tak pernah mempan ia dekati, cara pria itu pasang badan melindungi staf auditnya, hingga kecupan santai di tempat umum tadi—semuanya bukan sikap atasan biasa kepada bawahan.Ada sesuatu yang jauh lebih dalam dan tersembunyi di antara mereka.Evelyn segera merogoh tasnya, berniat menghubungi Mariana untuk melapor. Namun, jemarinya tertahan tepat di atas layar sentuh.Jangan terburu-buru, batin Evelyn mengingatkan dirinya sendiri. Kalau aku melapor sekarang tanpa bukti foto atau video, Tante Mariana dan Om Hendro bisa menganggapku hanya berhalusinasi karena gagal semalam.Evelyn melirik tiket p
Last Updated : 2026-09-05 Read more