Sambil membawa perut besarnya, Alisa berjalan mengelilingi taman yang menghubungkan rumah utama dan juga pondok miliknya. Semenjak hamil, Alisa jarang sekali keluar rumah. Tapi acara syukuran kehamilannya semalam membuat kepercayaan diri Alisa hadir kembali.Elang tampak senang semalam. Terbukti dari senyuman indah yang hadir di wajahnya yang rupawan. Meskipun anak yang dikandungnya ini adalah perempuan. Tapi ini tetap anak Elang, kan? Meski bukan lah sang pewaris, Alisa hanya ingin anaknya ini diakui sebagai keturunan Cakrawala saja.Sedang menikmati cahaya matahari pagi, Alisa dan asisten setianya di tegur oleh seseorang. Ternyata ada Silvya dan juga Diana."Selamat pagi, nyonya Silvya." Nilam memberi salam."Selamat pagi untuk kalian semua." Ujar Silvya menabur senyum. "Sedang berjemur, ya?"Alisa mengangguk. Di wajahnya tergurat kebahagiaan yang menyilaukan kakak madunya."Iya, mbak. Aku ingin melahirkan secara norm
Last Updated : 2026-08-24 Read more