"A-aduh! Lepas!" meringis Heru, matanya yang memerah karena pengaruh alkohol mendadak membola menahan rasa sakit dari sendi tangannya yang terpuntir pelan.Dengan satu langkah mantap, Raka memangkas jarak. Pria itu menyusupkan tubuh tegapnya ke depan, berdiri menjulang tepat di antara Clara dan Heru.Dada bidang Raka yang dibalut jas hitam custom-fit menutup sepenuhnya pandangan Heru ke arah sang CEO.Clara yang berada tepat di belakang Raka bisa merasakan kehangatan dan ketegangan otot punggung pria itu, memberi perlindungan fisik mutlak yang seketika meredam rasa paniknya."Tangan Anda sebaiknya dijaga, Pak Heru," ucap Raka dengan vokal berat yang begitu dalam, tenang, dan jernih.Suaranya tidak keras, tetapi getaran frekuensinya menggema tegas di tengah riuh rendah ballroom.Heru berusaha menarik tangannya, namun cengkeraman Raka bak penjepit besi yang tak bergeming sedikit pun."Memangnya kamu siapa, hah?! Cuma pengawal atau pembantu rendahan kan?! Jangan ikut campur urusan saya s
Última actualización : 2026-09-09 Leer más