Pelayan untuk Nyonya Kesepian

Pelayan untuk Nyonya Kesepian

last updateآخر تحديث : 2026-11-06
بواسطة:  Gali Pratamaتم تحديثه الآن
لغة: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
10
3 تقييمات. 3 المراجعات
165فصول
27.5Kوجهات النظر
قراءة
أضف إلى المكتبة

مشاركة:  

تقرير
ملخص
كتالوج
امسح الكود للقراءة على التطبيق

Entah nasib sial atau rezeki nomplok, Raka tak sengaja melihat Clara di momen yang tidak tepat. Namun, alih-alih memecatnya, Clara justru memberinya permintaan pribadi yang mengejutkan. "Kepalang tanggung. Kenapa tidak sekalian masuk ke dalam?"

عرض المزيد

الفصل الأول

Bab 1

Siang ini, Raka baru saja membuka pintu ruang kerja sang bos di perusahaan besar fashion dan make up tempatnya bekerja, dan ia tak sengaja mendengar suara-suara aneh dari dalam.

“Ma-mas, kamu tega sama aku? Kamu biarin batinku tersiksa? Kamu tidak pernah memberiku nafkah batin lagi semenjak kamu dekat dengan perempuan itu?”

Raka yang tidak sengaja berada di sana, matanya seketika terbuka lebar.

Di atas sofa kulit berwarna hitam yang membentang di tengah ruangan, Clara—pemilik perusahaan sekaligus bos besarnya sedang merebah dengan posisi kemeja putih yang sudah terbuka berantakan.

Tubuh wanita 29 tahun itu berguncang pelan, tenggelam dalam pusaran kenikmatan yang dibuatnya sendiri.

“Tega kamu biarin aku bermain sendiri? Tega? Tega sekali dirimu!”

Sebagai pria normal berusia 24 tahun, pemandangan liar di sore hari menuju malam ini benar-benar menghantam pertahanan dirinya sampai hancur berkeping-keping.

‘Gila. I-ini beneran Bu Clara?’ ucap Raka dalam hati.

Setelah mengumpat dalam hati, Raka bermaksud mundur perlahan dan berpura-pura tidak pernah melihat pemandangan terlarang ini. Ia sadar, dirinya hanya seorang OB dan tidak sepantasnya memergoki majikannya berada dalam situasi absurd.

Namun, fokusnya yang terpecah dan tangannya yang gemetaran justru memicu petaka. Tangan Raka menyenggol gagang alat pel yang bersandar di bahunya.

PRANG!

Gagang besi alat pel itu pun jatuh dan menghantam lantai marmer dengan suara yang memekakkan telinga.

Wanita itu menoleh dengan napas terputus-putus, dan matanya langsung membola sempurna saat mendapati seorang pria berseragam OB berdiri tak jauh dari pintu.

"Kamu?!" pekik Clara.

Suaranya langsung melengking tinggi, bercampur antara terkejut, malu, dan amarah yang mendadak meluap.

Dengan gerakan cepat yang panik, Clara menarik kain kemejanya untuk menutupi dadanya, lalu membetulkan posisi duduknya meski tubuhnya masih gemetar sisa kenikmatan yang belum tuntas.

Wajahnya yang memerah paduan antara gairah dan amarah menatap Raka dengan tajam.

"Se-sejak kapan kamu berdiri di situ? Kamu ngintip saya, ya?" tembak Clara panik.

Mendengar teriakan sang bos besar, Raka jadi makin panik. Keringat dingin mulai membasahi dahi dan telapak tangannya.

Kemudian dengan cepat dia membungkukkan badan berkali-kali secara refleks, dengan raut wajah yang mulai pucat pasi menahan diri.

"Maaf, Bu! Demi Tuhan saya nggak sengaja, Bu! Saya pikir ruangan Ibu sudah kosong karena karyawan yang lain sudah pada pulang semua. Makanya saya masuk mau bersihin ruangan," jawab Raka dengan suara gemetar, bahkan matanya tak berani menatap langsung wajah bosnya.

"Nggak sengaja, hm?" Clara langsung berdiri dari sofa sembari merapikan kemejanya berantakan tadi. 

"Tapi, tatapan kamu tadi bukan tatapan orang yang 'nggak sengaja'," bisik Clara saat jarak mereka tersisa satu langkah. 

Matanya kini menatap bibir Raka sejenak sebelum naik menatap matanya. "Kamu menikmati setiap detik pemandangan tadi, kan?" 

Raka langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat.

"Ng-nggak kok, Bu! Saya benar-benar nggak ada niat begitu. Pintu tadi nggak terkunci rapat, jadi saya langsung masuk. Saya minta maaf yang sebesar-besarnya, Bu. Tolong jangan pecat saya." Raka memelas habis-habisan.

Bayangan masa depannya yang kelam langsung melesat menghantam kepalanya. Jika dia dipecat hari ini tanpa pesangon, habis sudah riwayatnya. 

Uang tabungannya tinggal beberapa lembar di dompet. 

Lusa adalah tenggat pembayaran tunggakan kosan yang sudah menunggak seminggu dan ibu kosnya bukan tipe orang yang mau mendengar alasan. 

Token listrik di kamarnya pun meminta diisi, dan persediaan mie instan di dalam kardusnya tinggal hitungan hari. 

Di kota metropolitan yang kejam ini, jangankan untuk bernapas tenang, sekadar air minum pun harus dibeli dengan uang. 

Jika sampai terdepak dari sini, Raka benar-benar akan menjadi gelandangan berijazah SMA. 

“Hmm, alesan mulu kamu ini,” ucap Clara sambil melipat tangan di dadanya. “Mau jujur atau dipecat, Raka?” ancam Clara kemudian. 

Raka semakin panik dibuatnya.

Rasa takut kehilangan pekerjaan mengalahkan rasa malunya. Pemuda itu lantas maju satu langkah dengan wajah memohon, dengan menyatukan kedua telapak tangannya di depan dada.

"Jangan dong, Bu. Tolong kasihanin saya. Saya janji nggak bakal kejadian lagi hal kayak gini. Saya lupa ketuk pintu tadi. Tolong jangan dipecat ya, Bu. Saya harus bayar uang kosan akhir minggu ini. Belum lagi biaya hidup dan kirim uang buat di kampung," tutur Raka dengan raut wajah yang benar-benar memelas.

Clara menyilangkan kedua tangannya di depan dada, untuk menutupi area pribadinya yang sempat terekspos.

Matanya kian menyipit, mengamati sosok Raka dari atas sampai bawah.

Pemuda di hadapannya ini memiliki postur tubuh yang tinggi, dada yang lumayan tegap di balik seragam OB-nya, serta wajah yang sebenarnya cukup tampan dan bersih untuk ukuran seorang pekerja pembersih.

"Ganteng-ganteng kok mau jadi OB," gumam Clara dengan pelan.

"Kamu OB baru di sini, ya?" tanyanya ketus.

Raka dengan cepat mengangguk-angguk.

"Iya, Bu. Saya baru kerja dua bulan di sini. Makanya jangan dipecat ya, Bu. Saya beneran butuh uangnya buat bayar kosan. Kalau saya dipecat sekarang, terus diusir dari kosan karena nggak bisa bayar, saya mau tinggal di mana, Bu?" rayu Raka dengan nada suara serendah mungkin.

“Kamu pikir saya peduli?”

توسيع
الفصل التالي
تحميل

أحدث فصل

فصول أخرى

للقراء

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

المراجعات

Harda Chamary
Harda Chamary
novelnya luar biasa,
2026-11-05 12:27:48
0
0
Nuriadi
Nuriadi
panas cok..
2026-10-26 16:09:09
0
0
REYNA NURAINI
REYNA NURAINI
cerita sangat menarik
2026-10-15 22:45:37
0
0
165 فصول
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status