"Jangan pernah lagi muncul di hadapanku, jangan bawakan aku apa pun, dan jangan sekali-kali bawa kenangan masa lalu untuk membenarkan kelakuan murahanmu! Kalau kamu masih nekat menggangguku, aku tidak akan segan-segan panggil sekuriti atau melaporkanmu ke polisi!" pekik Maya."Tidak, Maya! Kumohon jangan jauhkan aku darimu... Aku akan lakukan apa pun supaya kamu mau memaafkan aku, Maya, please..." Rendy merancik pasrah, matanya memerah penuh keputusasaan.Tanpa peduli lagi pada rasa malu dan orang-orang sekitar, Rendy langsung berlutut di atas tanah, kedua tangannya mencengkeram erat pergelangan kaki Maya, menahannya agar tidak bisa melangkah pergi."Lepaskan! Lepas! Aku jijik sama kamu, Mas!" jerit Maya histeris, mencoba menarik kakinya dengan tubuh yang bergetar hebat akibat kombinasi rasa panik dan emosi yang meluap.Bugh!!Sebuah tendangan keras menghantam dada Rendy secara tiba-tiba.Ujung sepatu kokoh itu mendarat tepat dan telak, membuat genggaman tangan Rendy terlepas seketika
Last Updated : 2026-09-11 Read more