"Sudah, jangan berpikir yang aneh-aneh lagi," bisik Leon lembut, suaranya yang dalam bergema hangat di telinga Maya. "Sekarang kamu tidur. Istirahat yang cukup supaya besok tampil paling cantik." "Tapi kamu beneran janji pasti datang, kan?" bisik Maya memastikan sekali lagi, suaranya terdengar makin lirih dan sarat akan kepasrahan. "Iya, aku janji, Maya," tegaspun Leon tanpa ragu sedikit pun. "Besok aku pasti datang dan mendampingimu di pesta itu. Tidak ada satu pun yang bisa menghentikanku. Mengerti?" Janji penuh kepastian dari pria muda itu perlahan meluruhkan seluruh sisa kekhawatiran di dada Maya. Napasnya teratur kembali, kepalanya bersandar lelah di atas bantal empuknya. "Hmm... Ya sudah. Selamat tidur, Leon," jawab Maya pelan, bibirnya mengukir senyum tipis di balik kegelapan kamar. "Selamat tidur, Sayang... Sampai ketemu besok," balas Leon serak sebelum sambungan telepon itu akhirnya terputus. Maya memeluk ponselnya di atas dada, memejamkan mata dengan perasaan hangat ya
Last Updated : 2026-09-06 Read more