Mereka memilih sebuah kafe yang cukup ramai di pusat kota.Tempat itu tidak terlalu besar, tetapi memiliki dinding kaca lebar yang membuat bagian dalam kafe terlihat jelas dari luar.Kirby dan Devon memilih meja di dekat jendela.Sesuai janjinya, Rania tidak ikut duduk bersama mereka.Ia memilih kursi di area luar kafe, tepat di sisi jendela yang masih memungkinkan dirinya melihat meja Kirby dengan jelas.“Kalau ada apa-apa, aku di sini,” ujar Rania sebelum Kirby masuk.Kirby mengangguk. “Terima kasih.”Rania hanya tersenyum dan mengibaskan tangannya, menyuruh Kirby segera masuk ke dalam. Dari tempatnya duduk, Rania bisa melihat Kirby berjalan mendekati meja Devon, lalu keduanya mulai berbicara.Awalnya terlihat biasa.Devon mengatakan sesuatu, Kirby menjawab, kemudian Devon kembali berbicara.Sayangnya, Rania tidak bisa mendengar percakapan mereka karena terhalang kaca. Ia hanya bisa membaca bahasa tubuh keduanya.Beberapa menit berlalu, dan Rania mulai merasa tidak nyaman saat meli
Last Updated : 2026-11-06 Read more