“Jadi, berdasarkan dokumen yang kami periksa, ada indikasi kuat bahwa transaksi tersebut sengaja dimanipulasi untuk mengaburkan aliran dana.” Pengacara yang duduk di seberang meja membuka berkas berikutnya. Arkan dan Jovan menyimak dengan serius, sesekali mengajukan pertanyaan terkait bukti yang berhasil mereka kumpulkan mengenai Fikri dan Hendra. Sementara itu, Abiyya duduk di ujung meja, mendengarkan dengan ekspresi tenang. Sejak sore, ia memang sengaja mendatangi kantor pengacara bersama Arkan dan Jovan untuk membahas langkah hukum yang akan mereka ambil. “Untuk sementara, kita belum bisa menyimpulkan bahwa keduanya bertindak sendirian,” lanjut sang pengacara. “Saya menyarankan agar semua bukti diamankan terlebih dahulu sebelum kita mengambil langkah hukum.” “Lakukan saja sesuai prosedur,” jawab Abiyya singkat. “Aku tidak ingin ada celah yang bisa mereka manfaatkan untuk membalikkan keadaan.” “Baik, Pak.” Tiba-tiba, ponsel Abiyya yang tergeletak di atas meja bergeta
Last Updated : 2026-10-22 Read more