Pagi itu, Audrey kembali menjalani rutinitas seperti biasanya. Ia tiba di kantor tepat waktu, menyapa beberapa rekan kerja yang ditemuinya di lobi, kemudian langsung menuju ruang kerjanya. Seharusnya, hari itu tidak berbeda dari hari-hari sebelumnya. Pekerjaannya mulai menumpuk, dan ada rapat yang sudah menunggu, serta beberapa laporan yang harus segera diselesaikan. Namun, entah mengapa, pikirannya sulit diajak bekerja sama.Sejak duduk di depan komputer, Audrey sudah beberapa kali membaca dokumen yang sama. Matanya memang mengikuti baris demi baris tulisan di layar, tetapi tidak satu pun informasi benar-benar masuk ke kepalanya.Pikirannya justru terus kembali pada percakapannya dengan Nareza kemarin. Tetapi kemudian, ia menggeleng cepat, lalu kembali menatap layar. "Sudahlah, Re. Jangan terlalu dipikirkan. Ayo fokus bekerja saja," monolognya menyemangati dirinya sendiri. Beberapa menit kemudian, seorang rekan kerja menghampiri mejanya. "Audrey, laporan untuk proyek tadi sudah sel
Last Updated : 2026-08-29 Read more