Hanya berjalan mondar-mandir di kamarnya yang tidak terlalu besar, namun cukup nyaman. Ada tempat tidur single dengan sprei putih bersih, lemari pakaian sederhana, dan meja kecil di sudut ruangan. Jauh dari kemewahan kamar yang pernah ia miliki di rumah orang tuanya, tapi jauh lebih baik dari kondisi yang ia bayangkan saat pertama kali melarikan diri.Knock. Knock.Hanaya membeku."Hanaya, Tuan Silas sudah pergi. Kamu bisa mulai bekerja sekarang."Suara Robert terdengar dari luar pintu."Ba-baik, Robert. Aku segera keluar" jawab Hanaya cepat.Ia mengambil nafas dalam-dalam, merapikan celemeknya sekali lagi, lalu membuka pintu.Robert berdiri di lorong dengan senyum ramah yang biasa ia tunjukkan."Tuan Silas berpesan, hari ini kamu hanya perlu membersihkan ruang tamu, ruang makan, dan mengatur perpustakaan."Hanaya mengangguk."Baik, Robert."“Jangan lupa untuk sarapan, aku sudah menyiapkan sarapanmu d
Last Updated : 2026-08-16 Read more