"Ini punya Tante, ya?" tanya Andra, menyodorkan kartu bertekstur tebal itu ke depan mata Rita. Rita yang sedang mengusap layar ponselnya bergeming sejenak, lalu mendongak lemas. "Yang mana, Sayang?" "Ini, kartu nama. Executive Director... Itu jabatan apa, Tan?" Andra menunjuk cetakan huruf emas berkelas di atas kertas tebal tersebut. "Ohh... yaa kayak semacem direktur lahh," sahut Rita santai, menyunggingkan senyum tipis sarat pesona tanpa sedikit pun beban di raut wajahnya. "Waaaahhh... keren banget ya, Tan," celetuk Andra, memamerkan cengirannya yang agak polos. "Ahh, kamu bisa aja! Lebih keren kamu dong, servisnya memuaskan..." Rita tertawa kecil, melayangkan telunjuknya untuk mencolek gemas pipi Andra yang masih kemerahan. Andra terkekeh pelan, menggaruk tengkuknya yang tak gatal. Namun, mengikis keheningan sesaat, Rita memiringkan tubuhnya lebih merapat. Dengan tatapan mata redup yang mengunci pandangan pria itu, ia berbisik manja. "Kamu mau gak jadi simpenanku, Sayang?"
Last Updated : 2026-08-14 Read more