Di depan sana, Ferdo tengah sibuk dengan dunianya sendiri. Di sini, aku menghadapi musibah dan kesusahanku sendiri. Seseorang dari masalalu hadir untuk kembali menghina dan menindas, ia menatap sengit dan rendah, sama seperti sebelumnya yang ia lakukan. "Alia, kenapa kamu kembali mengusik hidupku, tidakkah cukup apa yang kamu dan ibumu perbuat?! Dengan tega – kalian menjual aku, dan sekarang kamu bahkan berani, dan tidak tahu malu menghinaku?!" tekanku saat aku menatap Alia, kakak Tiriku sendiri. Ferdo tadi melangkah ke depan untuk bicara ke sekelompok orang. Meninggalkanku di tempat itu, diapit oleh tempat yang masih terasa asing! dan tatapan orang-orang yang jelas-jelas menilai penampilanku dari ujung rambut sampai ujung sepatu. Penampilan sudah cukup mencolok, tapi dan bersih, Gaun berwarna Navy sudah fikanekan pas di tubuh, Tapi tetap saja... "Kamu pantas menerimanya! Kamu pikir kamu siapa?! Bisa seenaknya?! Kalau kamu dijual belikan, kamu akan merasakan bagaimana rasanya berg
Terakhir Diperbarui : 2026-08-25 Baca selengkapnya