“Kakek, setelah mendapat perawatan, Kakek di sini semalaman. Kakek pulang dulu, ya, istirahat,” kata Barney pada Kakeknya.Wajah Mr. Ferdinand terlihat lelah, matanya sayu. “Aku akan pulang setelah tahu keadaan Anak itu,” jawabnya pelan. Ibu menatapnya, wajahnya masih menyimpan cemas. Jam di dinding menunjukkan pukul enam tepat, ketika seorang dokter keluar dari ruangan itu. Sambil menggendong Sue yang tertidur, Barney memburu dokter itu diikuti Ibu dan Mr.Ferdinand yang memaksakan diri di sana tanpa mau pulang lebih awal.“Gimana keadaannya, Dok?” Wajah Barney tegang, urat-urat lehernya tampak mengurat jelas.Dokter itu melepas maskernya dan tersenyum tipis. "Meskipun awalnya kami sempat khawatir, namun operasinya berjalan lancar. Masa kritisnya sudah lewat,” jelas dokter. Mereka yang ada di sana sedikit bisa bernapas lega. “Namun, benturan di kepalanya cukup keras, dan tubuhnya mengalami trauma berat ….” Kata-kata dokter belum selesai ketika Barney menyahut.“Lalu bagaimana,
Last Updated : 2026-09-29 Read more