“Papa! Papa!” teriak Sue.“Sue! Sini!” panggil Felicia.Lampu teras temaram bergoyang tertiup angin. Felicia membelalak, dia membekap mulutnya.Sue memeluk erat kaki seorang laki-laki muda. Pemuda itu membungkuk, tampak ragu memeluk Sue ketika gadis kecil ribut memanggilnya Papa. “Papa! Papa! Akhirnya Papa mau pulang juga. Sue sudah kangen pengen ketemu Papa!” Suara Sue terdengar memecah keheningan malam.Laki-laki itu mengangkat tubuh mungil Sue dan menggendongnya.Dari belakang Ibu buru-buru masuk dan meletakkan teh di atas meja. Dia bergegas keluar mendengar teriakan Sue. “Ada apa? Ada apa, Fel? Kenapa Sue?” tanyanya panik. Siera, Ibu Felicia, mematung ketika melihat cucunya berada dalam pelukan seorang laki-laki muda. Dia menatap Felicia dan pemuda itu secara bergantian. “Siapa dia, Fel?” tanya Ibu dengan penuh tanda tanya. “Hm! Itu anu, ehm, dia—,” Felicia berusaha menguasai dirinya. “Kamu pulang bareng dia?” tanya Ibunya lagi.Felicia dengan wajah pucat menggeleng cepat
Last Updated : 2026-08-25 Read more